Cara Naik MRT Bagi Pemula, Perhatikan ya!

1 min read

Gambar MRT

Penduduk kota Jakarta da sekitarnya akhir-akhir ini tengah bergembira dengan kehadiran moda transportasi umum baru yaitu, MRT atau Mass Rapid Transportation. Memiliki jalur sepanjang 16 km, MRT hadir membawa angin segar bagi masyarakat. Bagi kamu yang ingin naik, pelajari dahulu tata cara MRT yang baik dan benar.

Cara Naik MRT Untuk Pemula

Baca juga : Cara Mendapatkan Uang Dari Internet!

Beli Kartu Trip MRT atau Pakai E-money

Bagi sobat tiket yang sering menggunakan moda transportasi umum seperti Transjakarta atau Commuter Line pasti tidak asing dengan Electronic Money atau e-money. Yup, benda kecil berbentuk kartu ini berguna sebagai alat pembayaran yang menggantikan uang kertas fisik. Nah, jika sobat tiket sudah punya e-money maka bisa langsung menuju mesin pintu masuk.

Selain e-money, kamu bisa membeli dua kartu MRT yang berbeda jenisnya, yaitu single trip dan multi trip. Kartu single trip memiliki masa waktu selama 7 hari setelah pembelian dan setelah itu harus dikembalikin untuk mendapatkan uang refund sebesar Rp15.000,00, semntara multi trip tidak memiliki batas waktu penggunaan. Kartu-kartu ini bisa dibeli diloket tiket atau di mesin tiket otomatis.

Tap in ke Mesin Pemindai Kartu

Setelah sobat tiket memiliki kartu pembayaran, kamu bisa lanjut ke msein tap in/out otomatis. Uniknya, mesin di sini berbeda dengan yang biasnya sobat tiket temukan di halte Transjakarta atau stasiun Commuter Line. Pintu mesin terbuka saat kamu akan melakukan tap in/out kartu tersebut.

Ternyata, fungsi pintu pada mesin baru akan tertutup jika saldo dalam kartu kamu tidak cukup. Jadi, sobat tiket tidak bisa masuk naik MRT sebelum melakukan isi ualng saldo e-money atau kartu trip MRT. Teknologi ini sama persis dengan yang dipakai di kereta-kereta Jepang loh, sobat tiket. Keren banget ya!

Antri di garis yang disediakan

Sambil menunggu kereta datang, sobat tiket bisa di bangku-bangku yang telah disediakan. Bagi yang sering naik KRL atau commuter line, pasti sudah tidak asing dengan garis batas dekat rel kereta. Pada MRT pun juga terdapat garis yang membantu penumpang agar bisa naik dan turun kereta lebih tertib dan aman.

Terdapat dua warna garis berbeda dekat pintu otomatis masuk kereta, yaitu warna hijau dan kuning. Pada garis panah hijau berfungsi untuk para penumpang yang akan keluar kereta, sedangkan garis kuning berfungsi untuk batas antrian para penumpang yang akan masuk ke dalam kereta.

sumber : https://blog.tiket.com/cara-naik-mrt/

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *